Potret Sarinah– Politisi senior PDI Perjuangan yang juga anggota DPRD Kabupaten Pandeglang tiga periode, Ade Kadar Solihat menanggapi santai tentang kabar adanya segelintir pengurus DPC maupun PAC PDI Perjuangan yang disebut mengundurkan diri dari kepengurusan partai.
Menurut Ade Kadar, keputusan untuk mengundurkan diri merupakan hak setiap individu. Namun, ia menegaskan hal tersebut tidak akan mempengaruhi kekuatan maupun soliditas PDI Perjuangan di Kabupaten Pandeglang.

“Silakan saja kalau memang ingin mengundurkan diri, itu hak masing-masing. Kami tidak keberatan. Daripada nanti harus dievaluasi, lebih baik mengundurkan diri secara tertulis. Yang jelas saya tegaskan, PDI Perjuangan adalah partai besar dan tetap solid,” tegas Ade Kadar kepada awak media, Jumat (3/7/2026).
Ia menilai isu mundurnya segelintir pengurus tidak begitu berpengaruh , karena proses penyegaran organisasi merupakan hal yang lumrah dalam dinamika sebuah partai politik.
Ade Kadar menjelaskan, saat ini PDI Perjuangan Kabupaten Pandeglang justru tengah fokus memperkuat konsolidasi internal sebagai persiapan menghadapi Pemilu 2029. Seluruh proses pembentukan kepengurusan baru mulai dari tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC) hingga ranting telah selesai dilaksanakan sesuai arahan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan.
“Alhamdulillah, PDI Perjuangan di Pandeglang tetap utuh dan solid. Kepengurusan baru mulai dari PAC hingga ranting sudah terbentuk. Sekarang kami fokus memperkuat organisasi sampai ke akar rumput sebagai bekal memenangkan Pemilu 2029,” katanya.
Menurutnya, penyempurnaan struktur kepengurusan menjadi langkah strategis agar mesin partai semakin kuat dalam menjalankan program-program kerakyatan sekaligus menghadapi agenda politik mendatang.
Ade Kadar juga meluruskan anggapan mengenai adanya pengurus yang mengundurkan diri. Ia menegaskan, dalam mekanisme organisasi PDI Perjuangan terdapat masa berakhirnya kepengurusan atau demisioner, yang kemudian dilanjutkan dengan pembentukan kepengurusan baru.
“Di PDI Perjuangan sebenarnya tidak ada istilah pengurus mundur. Yang ada adalah masa kepengurusan yang sudah demisioner. Sekarang seluruh kepengurusan baru sudah lengkap dan telah diterbitkan surat keputusan (SK)-nya. Semua berjalan sesuai mekanisme dan arahan DPP,” tegasnya.
Ia optimistis, dengan struktur organisasi yang telah lengkap serta semangat gotong royong seluruh kader, PDI Perjuangan Pandeglang akan semakin kokoh dan siap menghadapi kontestasi politik mendatang.
“Kami akan terus hadir di tengah masyarakat, menyerap aspirasi, serta memperjuangkan kepentingan rakyat. Soliditas kader adalah modal utama untuk meraih hasil terbaik pada Pemilu 2029,” pungkasnya.***







