Potret Sarinah – Di tengah tuntutan masyarakat terhadap hadirnya sosok pemimpin yang dekat, peduli, dan mampu bekerja nyata, Ketua DPRD Kabupaten Lebak dr. Juwita Wulandari selalu tampil dengan gaya kepemimpinan yang sederhana dan membumi.
Bagi Juwita , jabatan bukanlah simbol kekuasaan, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi kepentingan masyarakat.

Sebagai legislator perempuan, dr. Juwita dikenal memiliki komitmen kuat untuk selalu tegak lurus memperjuangkan aspirasi rakyat, khususnya bagi masyarakat kecil yang membutuhkan perhatian dan kehadiran pemerintah.
Dalam setiap kesempatan, Juwita memilih untuk turun langsung ke tengah masyarakat, mendengarkan berbagai persoalan yang dihadapi warga, mulai dari pelayanan kesehatan, pendidikan, infrastruktur, hingga persoalan sosial yang memengaruhi kehidupan sehari-hari.
Pendekatan yang humanis dan penuh empati menjadi ciri khas dalam gaya kepemimpinannya. Ia meyakini bahwa seorang pemimpin tidak cukup hanya mengambil keputusan dari balik meja kerja, tetapi juga harus hadir, melihat, dan merasakan secara langsung kondisi yang dialami masyarakat.
Menurut Juwita, setiap aspirasi yang disampaikan warga merupakan amanah yang wajib diperjuangkan agar dapat diterjemahkan menjadi kebijakan yang berpihak kepada kepentingan publik.
Searah dengan dinamika pembangunan daerah yang terus berkembang, dirinya berupaya menjaga komunikasi yang baik dengan berbagai elemen masyarakat.
Mulai dari tokoh agama, tokoh pemuda, kalangan perempuan, pelaku usaha kecil, hingga masyarakat di pedesaan menjadi bagian penting dalam proses pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.
Sebagai Ketua DPRD Juwita juga membawa semangat baru dalam membangun budaya politik yang lebih terbuka, responsif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Ia sangat memahami bahwa kesejahteraan masyarakat tidak hanya diukur dari pembangunan fisik semata, tetapi juga dari kualitas pelayanan kesehatan, pendidikan, dan perlindungan sosial yang dirasakan secara merata.
Kesederhanaan yang ditunjukkannya pun mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Di tengah kesibukan menjalankan tugas sebagai Ketua DPRD, dr. Juwita tetap menjaga kedekatannya dengan masyarakat dan berusaha hadir di setiap ruang yang membutuhkan perhatian serta solusi.
Menurut Juwita, keberhasilan seorang pemimpin bukan diukur dari seberapa tinggi jabatan yang dimiliki, melainkan dari seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat.
Dengan prinsip bekerja tulus, mendengar dengan sungguh-sungguh, dan bertindak untuk kepentingan bersama, Juwita terus berupaya menjaga kepercayaan masyarakat.
Dengan gaya kepemimpinannya yang sederhana menjadi bukti bahwa politik dapat dijalankan dengan hati, serta menjadi sarana pengabdian yang nyata untuk menghadirkan perubahan dan kesejahteraan bagi masyarakat Kabupaten Lebak.












