Potret Sarinah – Dalam situasi dinamika sosial yang dihadapi masyarakat saat ini, Ketua DPRD Kabupaten Lebak, dr. Juwita Wulandari dinilai memiliki kepedulian dan responsivitas tinggi terhadap kehidupan sosial yang berkembang di tengah warga.
Sosok perempuan pertama yang memimpin DPRD Kabupaten Lebak, dr. Juwita telah menunjukkan gaya kepemimpinan yang dekat dengan masyarakat dengan mengedepankan komunikasi, mendengar langsung aspirasi, serta berupaya menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan yang muncul.

Karier Juwita resmi menjabat sebagai Ketua DPRD Lebak periode 2024-2029 sejak Oktober 2024.
Juwita pun selalu peka dan tanggap dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan publik, persoalan kesehatan, ketepatan sasaran bantuan sosial, hingga pembangunan infrastruktur.
Oleh karena itu Juwita memilih untuk tidak hanya bekerja dari balik meja, tetapi aktif turun ke lapangan untuk menyerap suara masyarakat.
Bagi Juwita, kehadiran seorang wakil rakyat harus mampu menjadi jembatan antara harapan masyarakat dan kebijakan pemerintah daerah.
Respons cepat yang ditunjukkan dr. Juwita terlihat ketika menerima berbagai keluhan warga, mulai dari aktivasi BPJS Kesehatan, kondisi jalan lingkungan yang membutuhkan perbaikan, hingga persoalan akurasi data penerima bantuan sosial yang dinilai masih belum tepat sasaran.
Ia pun menegaskan, seluruh aspirasi tersebut akan dikawal agar menjadi perhatian pemerintah daerah.
Selain fokus pada pembangunan fisik, Juwita juga menaruh perhatian besar terhadap persoalan sosial yang menyentuh kehidupan sehari-hari masyarakat, terutama kelompok rentan seperti perempuan, anak-anak, lansia, dan keluarga kurang mampu.
Karakteristik pendekatan humanis yang dilakukan menjadi salah satu ciri khas kepemimpinannya. Ia meyakini bahwa pembangunan daerah yang berkualitas harus dimulai dari kemampuan pemerintah dalam memahami kondisi sosial masyarakat secara nyata.
Sebagai seorang dokter yang terjun ke dunia politik, dr. Juwita memiliki perspektif yang kuat bahwa kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial merupakan fondasi utama dalam membangun kualitas hidup masyarakat Lebak.
Ia menunjukan komitmennya juga terlihat dari dorongan agar seluruh aparatur pemerintah mempercepat pelayanan publik dan bekerja secara maksimal demi kepentingan masyarakat.
Sementara itu, di tengah tantangan sosial yang terus berkembang, kehadiran figur pemimpin yang responsif menjadi harapan tersendiri bagi masyarakat Lebak.
Sosok dr. Juwita juga dinilai mampu menghadirkan semangat baru bahwa politik bukan sekadar urusan kekuasaan, melainkan sarana pengabdian untuk menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh lapisan masyarakat.
Melalui prinsip mendengar, merespons, dan bertindak, dr. Juwita Wulandari terus berupaya menjaga kepercayaan masyarakat serta memastikan setiap suara rakyat mendapatkan ruang untuk diperjuangkan di lembaga parlemen.












